Ganasnya Varian Delta pada Juli, 548 Nyawa Melayang di Bali

Ganasnya Varian Delta pada Juli, 548 Nyawa Melayang di Bali - GenPI.co
Ilustrasi - Seorang dokter melewati bagian depan ruang Nusa Indah RSUP Sanglah, Denpasar, Kamis (12/3/2020). (FOTO:ANTARA/Ayu Khania Pranisitha)

GenPI.co - Selama 30 hari terakhir, penambahan kasus Covid-19 di Provinsi Bali tercatat sebanyak 24.511 orang dan 548 orang meninggal dunia.

Sebelumnya, pada 1 Juli 2021 saat itu tercatat jumlah kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi sebanyak 50.528 orang dan pasien yang meninggal dunia sejumlah 1.569 orang.

Adapun data secara kumulatif hingga Jumat (30/7), jumlah kasus positif Covid-19 sudah sebanyak 75.039 orang dan jumlah pasien yang meninggal dunia sebanyak 2.117 orang.

BACA JUGA:  Varian Delta Merajalela, Gubernur Bali Instruksikan Ini

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya dalam sejumlah kesempatan mengatakan lonjakan kasus dipicu karena telah masuknya virus Covid-19 varian Delta.

Virus varian Delta ini pertama kalinya terdeteksi pada 14 Juli 2021 di Provinsi Bali, berdasar hasil hasil uji Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan atas sejumlah sampel yang dikirimkan dari Bali.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi: Jawa dan Bali Titik-titik Zona Merah Semua

Dari hasil uji itu, dinyatakan ada 3 orang di Bali yang terinfeksi varian Delta yakni pasien laki-laki berusia 20 tahun dan 50 tahun, serta satu pasien perempuan berusia 48 tahun.

Pada pekan pertama Juli, penambahan kasus positif berkisar di atas 600 orang per hari, kemudian merangkak naik setiap harinya.

BACA JUGA:  Merajalela, RS di Denpasar Bali Tambah Ruang Pasien Covid-19

Bahkan pada 17 Juli, pertama kalinya penambahan kasus menembus angka 1.000, tepatnya 1.019 kasus.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara