Dukung Pariwisata, Minuman Fermentasi Harus Dipromosikan

Sophia, fermentasi dari NTT. (Foto:Instagram/@genpi_ntt)
Sophia, fermentasi dari NTT. (Foto:Instagram/@genpi_ntt)

GenPI.co –  Minuman fermentasi Nusantara harus terus dipromosikan  agar mampu memiliki nilai jual dan mendukung sektor pariwisata Indonesia.

Hal itu dikatakan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto Kamis (27/6) di Jakartsa. “Kalau bisa, produknya diekspor juga, karena keberadaan minuman ini turut mempengaruhi pariwisata,” ia menambahkan. 

Sidarto mengatakan,   saat ini perkembangan minuman fermentasi dinilai semakin populer. Hal ini dikarenakan minuman fermentasi tidak hanya dinikmati pada acara budaya dan adat istiadat, namun juga telah merambah ke berbagai acara lain.

Hal yang sama dikatakan Mantan Menteri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin, Ia mengungkapkan, minuman fermentasi harus dikembangkan sebagai salah satu budaya dan ciri khas bagi Indonesia.

"Oleh karena itu, diperlukan riset sehingga menghasilkan minuman yang berkualitas," ucap Saleh Husin.

loading...

Sebelumnya pada Selasa (25/6), Universitas Podomoro menyelenggarakan acara Pesona Minuman Fermentasi Nusantara. Acara yang membahas sejumlah minuman fermentasi dari sejumlah daerah itu menghadirkan sejumlah pembicara. Salah satunya adalah Harry Nazarudin dari Komunitas Jalansutera.

Ia mengatakan, menurut sejarahnya  minuman dan teknologi fermentasi di Indonesia berasal dari dua arah.

Pertama, migrasi manusia ke Indonesia yang membawa ragi dan bibit pohon aren. Kedua,  berasal dari alam Indonesia dimana teknologi fermentasi merupakan hal yang khas seperti yang terjadi pada tape ketan.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING