Kualitas Udara Buruk, Sekolah di Bukittinggi Diliburkan 2 Hari

Kabut asap di Sumatera Barat. Foto: Antara
Kabut asap di Sumatera Barat. Foto: Antara

GenPI.co - Pemerintah Kota Bukittinggi meliburkan sekolah selama dua hari ke depan akibat kabut asap yang semakin memburuk. 

“Kondisi kualitas udara di kota Bukittinggi khususnya, semakin hari semakin menunjukkan penurunan.  BMKG stasiun Pemantau Atmosfir Global Bukit Koto Tabang, mencatat, kualitas udara  masuk kategori tidak sehat,” ujar Melfi Abra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bukittinggi, Minggu (22/9).

Melfi menjelaskan, surat edaran untuk meliburkan pelajar selama dua hari ke depan yaitu Senin dan Selasa. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar para pelajar tidak terkena penyakit akibat kabut asap.

BACA JUGA: Kabut Asap di Riau, 62 Pegawai BI Mengungsi ke Sumbar

"Kami terus berkoordinasi dengan BMKG-GAW Koto Tabang, untuk memastikan kualitas udara. Saat mendapat informasi kualitas udara masuk kategori tidak sehat, kami langsung meminta arahan dari wali kota, yang langsung memerintahkan untuk meliburkan pelajar selama dua hari kedepan," jelas Melfi.

Melfi mengatakan, untuk kepala sekolah, guru dan karyawan tetap menjalankan tugas seperti biasa dalam rangka menyelesaikan administrasi sekolah, serta menyampaikan materi pembelajaran secara mandiri kepada peserta didik.

Melfi juga menambahkan, untuk hari Rabu atau hari selanjutnya jika kualitas udara masih dalam kategori tidak sehat akan diberikan informasi lebih lanjut. 
 


Simak video pilihan redaksi berikut ini:


Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS