Jika 2 Tokoh Ini Menuntut, KPK Dalam Bahaya

Petrus Selestinus (Foto: jpnn)
Petrus Selestinus (Foto: jpnn)

GenPI.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam keadaan bahaya jika mantan Dirut PLN Sofyan Basir dan mantan Kepala BPPN Safrudin A. Tumenggung, menggugat lembaga antirasuah itu secara pidana.

Mantan Komisioner Komisi Pengawas Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN) Petrus Selestinus menjelaskan, mencermati ke dua putusan Pengadilan dalam dua perkara berbeda oleh Majelis Hakim yang berbeda pula, menurut Petrus, dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama di atas, telah mempertegas bahwa Majelis Hakim memiliki keberanian untuk mengoreksi kinerja KPK.

BACA JUGA: Habis Lem Aibon, ICW Bongkar Anggaran Bolpoin Rp 678,87 Miliar

Apalagi di tengah rumor tuduhan yang menyatakan bahwa KPK sering menyalahgunakan kekuasaan dan wewenangnya dalam penyelidikan, penyidikan dan penuntutan perkara-perkara korupsi tertentu.

Advokat Peradi ini menjelaskan, putusan bebas Sofyan Basir dan Syafrudin A. Tumenggung berimplikasi melahirkan tuntutan "pidana" dan tuntutan Rehabilitasi dan/atau Kompensasi terhadap KPK. 

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Menteri Ini Urus Partai di Jam Kerja, Memang Pak Jokowi Izinkan?

Sebab, berdasarkan Pasal 63 UU Nomor 30 Tahun 2002 Tentang KPK, menyatakan bahwa dalam hal seseorang dirugikan akibat penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan yang dilakukan oleh KPK secara bertentangan dengan UU yang bersangkutan berhak mengajukan gugatan ganti rugi dan/atau kompensasi.

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam perkara Tindak Pidana Korupsi atas nama Terdakwa Sofyan Basir, mantan Dirut PLN sebagai isyarat kuat adanya kesalahan KPK dalam proses penyelidikan, penyidikan dan penuntutan. 


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING