Menristek Bilang Indonesia Ogah Cuma Jadi Pasar Vaksin Covid-19

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro. Foto: Antara
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro. Foto: Antara

GenPI.co - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro tidak mau Indonesia hanya menjadi uji klinis atau pasar vaksin. Untuk itu, ia membentuk tim untuk mempercepat pengembangan vaksin covid-19 yang dibutuhkan mendesak.

"Ini memang proses yang panjang, karenanya kita membuat tim untuk mempercepat pengembangan vaksin," kata Bambang di Jakarta, Jumat (5/6).

BACA JUGA: Panti Pijat Sepi Pengunjung saat Wabah Corona

Menristek mengatakan harus ada kemandirian bangsa Indonesia dalam pengembangan vaksin. 

"Ada yang memang dikerjakan oleh peneliti Indonesia, ada yang dikerjakan dengan bentuk kerja sama dengan pengembang vaksin di luar," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Menristek menuturkan anggota tim pengembangan vaksin mencakup dari hulu sampai ke proses imunisasi vaksin, di antaranya Kementerian Kesehatan yang akan bertanggung jawab untuk uji klinis dan imunisasi, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta PT Biofarma dan PT Kalbe Farma untuk produksi vaksin.

Dia juga menginginkan agar produksi vaksin bisa berada di bawah kendali pemerintah Indonesia agar tidak tergantung impor.

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman sedari awal sudah fokus dan memimpin di pengembangan vaksin untuk platform protein rekombinan.


Redaktur : Cahaya

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING