Yandex Metrics

Akhirnya KPK Unjuk Gigi Lagi, Pengamat: Kita Apresiasi

Edhy Prabowo digiring ke ruang tahanan KPK, Rabu (25/11) (Foto: Jpnn/Ricardo)
Edhy Prabowo digiring ke ruang tahanan KPK, Rabu (25/11) (Foto: Jpnn/Ricardo)

GenPI.co - Sejak revisi Undang-Undang KPK setahun yang lalu, lembaga anti rasuah tersebut nyaris tidak pernah mengungkap kasus korupsi besar. Lalu, OTT KPK kepada Edhy Prabowo menghebohkan publik.

Hal itu disampaikan Direktur Center for Media and Democracy LP3ES, Wijayanto dalam diskusi “Mungkinkah KPK Bangkit Kembali? Pada Minggu (29/11).

BACA JUGA: Edhy Prabowo Ditangkap, Pengamat: KPK Ternyata Belum Mati

Wijayanto mengapresiasi langkah KPK dan Novel Baswedan (pemimpin OTT) dalam penangkapan Edhy Prabowo yang terkait dengan kasus benih lobster atau benur tersebut.

“KPK, kan, seperti tertidur. Lalu, tiba-tiba ada kasus besar kembali terungkap,” ujar Wijayanto.

loading...

Pasalnya, di tengah keterbatasan akibat revisi Undang-Undang KPK setahun lalu, KPK masih bisa menunjukkan bahwa harapan pemberantasan korupsi itu masih ada.

“Ternyata masih ada secercah embun, di tengah kemarau panjang,” kata Wijayanto.

Menurut Wijayanto, aksi Novel Baswedan dalam melakukan OTT merupakan resistensi di tengah pesimisme publik kepada KPK saat ini.


Reporter : Chelsea Venda

Redaktur : Landy Primasiwi

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING