Trauma dengan Pria, Aku Kini Menyendiri di Usia Senja

Trauma dengan Pria, Aku Kini Menyendiri di Usia Senja - GenPI.co
Ilustrasi: Livestrong

GenPI.co - Tahun demi tahun berlalu, sampai aku beranjak dewasa, aku kadang menuruti apa kata-kata orang tua kalau itu memang ku anggap benar, tapi kalau tidak sesuai dengan kata hati, aku menjadi benar-benar tersiksa, dan selalu aku pendam dalam hati.

Masa-masa SMA adalah masa-masa yang paling menyenangkan buatku, dari pacaran yang belum di izinkan orang tua, beda agama, dan aku selalu berusaha berprestasi di dunia modeling. Sampai akhirnya aku masuk kuliah di daerah kelahiran papa. 

Sejak aku lulus SMA aku gak pernah pacaran. Tapi aku mulai mengawali saat aku mulai bekerja. Teman dekat memang ada, tapi aku gak memilih satu pun. Mantan mantan yang pernah mengajak ku menikah, sudah menikah dan aku pun sendiri. 

BACA JUGA:  Keluar 4 Kali dengan Janda Muda, Aku Kewalahan

Sampai aku bertemu seorang laki-laki yang sebelumnya gak ada sedikit pun pernah terbayang aku akan menerimanya. Aku pun berfikir keras. Dan mulai mencoba lagi dengan trauma masa lalu dan itu pun kesalahan ada pada diriku.

Aku menerima ajakannya untuk membina hubungan yang lebih dekat. Dia dan aku karakter yang sangat jauh berbeda. Dan dia jauh dari kriteria yang selama ini aku inginkan. Tak seperti mantan mantan ku yang memenuhi kriteria yang selalu aku inginkan.

BACA JUGA:  Aku Kaget, Mantan Pacarku Kini Jadi Janda Muda, Oh…

Aku dan dia sering terlibat pertengkaran, entah itu hal yang kecil akan menjadi besar. Kami masih dalam penyesuaian. Tapi lambat laun aku mulai mencintainya, bahkan melebihi dari apapun. 

Aku sering mengalah untuknya agar hubungan kami baik-baik saja. Aku sangat mencintainya dan sangat takut kehilangan dirinya. Aku menerima dia apa adanya.

Tapi hubungan kami tak pernah disetujui mamanya. Dan dia tak pernah bisa mengambil sikap. Walaupun kami telah jauh melangkah ke hal semestinya tidak boleh kami lakukan. Aku memang manusia bodoh. Aku meratapi nasib diri ku ke depan akan jadi apa. Aku hancur.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara