Keberagaman Budaya Ramaikan Festival Imlek Tanjung Pinang 2019

Bazzar Imlek di Kepri. (Foto: Lihatkepri.com
Bazzar Imlek di Kepri. (Foto: Lihatkepri.com

Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), siap menggelar perayaan Cap Go Meh.  Rangkaiannya terangkum dalam Festival Imlek 2019. Selama 15 hari wisatawan dimanjakan oleh berbagai oleh berbagai sajian memukau, 5 -19 Februari 2019.

"Festival ini dikemas dengan konsep yang beragam. Bukan hanya mengangkat kebudayaan Tionghoa, tetapi juga mengangkat kebudayaan Nusantara. Kami ingin menampilkan betapa kayanya keberagaman budaya yang dimiliki Kepri," ujar Kadispar Provinsi Kepri Boeralimar, Senin (11/2).

Beragam suguhan memang dihadirkan Festival Imlek di Tanjungpinang. Dari bazar, pentas seni, pawai Imlek, Barongsai, hingga atraksi perahu naga. Bukan itu saja, festival ini juga menampilkan atraksi Reog, atraksi kuda lumping, band, pesta kembang api, hingga marching band.

Menurut Boeralimar, keberagaman yang dihadirkan bukan sebagai atraksi saja. Tetapi juga menunjukkan keharmonisan masyarakat Kepri. Hal ini sesuai dengan tema festival tersebut, yaitu "Mempersatukan Perbedaan dan Hidup Berdampingan Melalui Budaya". 

"Budaya itu merupakan salah satu kekuatan pariwisata Kepri. Keberagaman budaya yang kami punya menjadi sebuah keuntungan tersendiri. Karena menjadi atraksi wisata yang disukai wisatawan. Ini yang ingin kami tampilkan di festival ini. Tahun ini, Festival Imlek kami targetkan dapat menjaring 15.000 wisatawan nusantara (wisnus), serta 7.000 wisatawan mancanegara (wisman). Puncaknya tanggal 19 sudah pasti keren," ucapnya.

RELATED NEWS