Ini 4 Tarian Khas NTT yang Tampil di CFD Labuan Bajo

Wonderful Indonesia Car Free Day (CFD) yang digelar Jakarta mengusung destinasi super prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Rizal/GenPI)
Wonderful Indonesia Car Free Day (CFD) yang digelar Jakarta mengusung destinasi super prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Rizal/GenPI)

Wonderful Indonesia Car Free Day (CFD) yang digelar Jakarta, Minggu (3/3/2019) mengusung destinasi super prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara yang diselenggarakan di Park and Ride Thamrin 10 tersebut menampilkan sejumlah tarian dan kesenian khas NTT yang dibawakan oleh sanggar tari Puspa Lembayung Indonesia.

Berikut tiga tarian yang tampil dalam CFD Labuan Bajo.

Tari Bolelebo

Tari Bolelebo menjadi sajian pertama yang menghibur para pengunjung CFD Labuan Bajo. Menurut Kris, salah satu penari dari sanggar Puspa Lembayung Indonesia menjelaskan bahwa tarian tersebut berasal dari Flores dan biasa dibawakan untuk menyambut kedatangan tamu.

“Bolelebo itu tarian asal Flores. Ya itu tarian rakyat atau tarian selamat datang, biasanya dibawakan untuk menyambut tamu,” kata Kris. Tarian ini dibawakan oleh penari laki-laki dan perempuan. Tarian rakyat ini biasanya dibawakan dengan mengunakan baju adat suku Rote NTT.

loading...

Tari Kataga

Tari Kataga berasal dari Sumba Barat, NTT. Tarian ini merupakan tarian perang yang dimainkan oleh penari pria dengan kostum adat khas Sumba dan dilengkapi senjata pedang dan perisai. Tari Kataga ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di NTT, khususnya Sumba Barat. Tarian ini biasanya ditampilkan di berbagai acara adat, acara penyambutan, dan pertunjukan budaya.

Baca juga: Diguyur Hujan, CFD Labuan Bajo Tetap Meriah


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING