Ini Penjelasan Kenapa Sudah Minum Kopi tapi Masih Ngantuk

Ternyata ada yang salah dengan waktu minum kopi sehingga masih ngantuk (Foto : Istimewa)
Ternyata ada yang salah dengan waktu minum kopi sehingga masih ngantuk (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Orang indonesia sangat akrab dengan kopi, sejak dahulu banyak berdiri warung kopi tempat orang-orang berkumpul. Setelah meredup sejenak warung kopi kembali ramai bermunculan sejak kopi menjadi gaya hidup modern yang penuh filosofi. Kopi banyak diminum dengan alasan untuk mengusir kantuk, karenanya, mereka yang bekerja atau kuliah meminum kopi pada pagi hari sebagai bekal untuk mengarungi hari. Lalu kembali minum kopi pada saat waktu pulang kerja. Namun, apakah kita sudah meminum kopi di waktu yang tepat?

Kopi telah lama diketahui memiliki banyak manfaat bagi peminumnya, penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat mengurangi resiko terkena sakit jantung, kanker, Parkinson, dan diabetes tipe 2 Namun ternyata meminum kopi di saat yang tidak tepat akan membuat tubuh malah merasa lelah berlebihan. Kopi dapat memicu rasa stres pada tubuh yang memicu tubuh menyiapkan diri agar lebih ‘waspada’ dan siaga. Sayangnya, tubuh pun memproduksi hormon kortisol yang juga memicu hormon kortisol. Jika kopi dan kortisol bertemu, tubuh akan terlalu siaga yang membuat energi terpakai berlebihan.

Baca juga :

Tak Menyerah dengan Nasib, Andhika Bangun Kopi Tuli 

3 Minuman Alternatif Pengganti Kopi selama Ramadan 

loading...

Smolder Coffee, Kedai Kopi Penjaja Skandal 

Berita buruknya, tubuh memproduksi kortisol sepanjang hari; berita baiknya, produksi kortisol mengikuti semacam jadwal biologis dimana terdapat waktu puncak produksi kortisol dimana kopi sebaiknya tidak diminum. Penasaran kapan waktu kortisol diproduksi oleh tubuh?

Waktu puncak produksi kortisol berbeda-beda pada tiap orang tergantung pada jam berapa mereka bangun tidur. Bagi yang bangun sebelum atau menjelang sholat subuh, puncak produksi kortisol terjadi diantara jam 7 sampai jam 8 pagi. sementara untuk mereka yang bangun tidur jam 6 pagi, kortisol menuju puncak antara jam 8 sampai jam 9 pagi. Lalu untuk mereka yang bangun tidur pada jam 10 pagi waktu puncak kortisol mereka ada pada jam 1 siang. Setelah itu, jumlah produksi kortisol menurun sampai titik terendah pada tengah malam.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING