Mengenal Injeksi Suntik Kurus dan Bahayanya untuk Tubuh

Mengenal Injeksi Suntik Kurus dan Bahayanya untuk Tubuh - GenPI.co
ilustrasi langsing. foto: envato elements

GenPI.co - Suntik kurus atau yang dikenal di dunia medis dengan sebutan lipotropic injection, merupakan metode penurunan berat badan dengan cara menyuntikkan vitamin, nutrisi, dan bahan lainnya yang berpengaruh dalam menurunkan berat badan, ke dalam tubuh pasien.

Ahli estetika, dr. Dara Ayuningtyas mengatakan, suntik kurus harus dilakukan oleh dokter karena jaringan subkutan yang menjadi sasaran injeksi banyak mengandung pembuluh darah.

Jika salah sasaran suntik, efek yang timbul adalah lebam dan nyeri. Dalam jangka panjang, pembuluh darah bisa pecah dan mengakibatkan gangguan pada jaringan sekitar.

BACA JUGA:  Apakah Diet Bebas Gluten Bisa Bikin Badan Langsing?

“Pada tingkat yang paling ekstrim, mereka yang terobsesi dengan tubuh kurus dapat menderita penyakit anoreksia," ujar dr. Dara dalam keterangan resminya, Rabu (26/1).

Anoreksia adalah gangguan pola makan yang ditandai dengan menurunnya berat badan karena rasa takut berlebih atas kenaikan berat badan.

BACA JUGA:  Rutin Konsumsi 5 Makanan Diet Ini, Dijamin Cepat Langsing

Penyakit ini baru saja menelan korban seorang remaja asal Cambridge, Inggris bernama Averil Hart yang meninggal pada Desember 2017 lalu.

Sementara itu, dr. Nicolaski Lumbuun dari Fakultas Kodekteran Universitas Pelita Harapan, Karawaci, pemberian obat dengan cara suntik pada dasarnya memiliki resiko bila dibandingkan dengan obat oral. Beberapa resiko obat yang diberikan secara suntik adalah:

1. Pemberian obat dengan cara suntik memiliki resiko infeksi, terutama bila alat suntik tidak steril dan cara penyuntikan salah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya