Komunitas Intelijen Kuak Ancaman ISIS-K, AS dalam Bahaya

Komunitas Intelijen Kuak Ancaman ISIS-K, AS dalam Bahaya - GenPI.co
Komunitas Intelijen Kuak Ancaman ISIS-K, AS dalam Bahaya. Arsip.(Foto: Reuters)

GenPI.co - Komunitas intelijen Amerika Serikat menilai bahwa ISIS-K di Afghanistan dapat memiliki kemampuan untuk menyerang AS hanya dalam waktu enam bulan, dan memiliki niat untuk melakukannya.

Hal tersebut dikatakan Colin Kahl, Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan  AS di depan kongres pada hari Selasa (26/10).

Pernyataan Kahl adalah pengingat terbaru bahwa Afghanistan masih dapat menimbulkan masalah keamanan nasional yang serius bagi AS bahkan setelah mengakhiri perang dua dekade dengan kekalahan pada Agustus.

BACA JUGA:  Nyali Perempuan Afghanistan Top, Tak Takut dengan Murka Taliban

Bicara di hadapan Komite Angkatan Bersenjata Senat, Kahl mengatakan masih belum jelas apakah Taliban memiliki kemampuan untuk memerangi ISIS secara efektif setelah penarikan AS pada Agustus. 

“Ini adalah penilaian kami bahwa Taliban dan ISIS-K adalah musuh bebuyutan. Jadi Taliban sangat termotivasi untuk mengejar ISIS-K. Kemampuan mereka untuk melakukannya, saya pikir, harus ditentukan,” kata Kahl.

BACA JUGA:  MIliter Israel Menjatuhkan Selebaran, Tentara Arab Suriah Diancam

Kahl memperkirakan ISIS memiliki kader beberapa ribu pejuang.

Penjabat Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi dari pemerintahan baru Taliban mengatakan ancaman dari militan ISIS akan ditangani. Dia juga mengatakan Afghanistan tidak akan menjadi basis serangan terhadap negara lain.

BACA JUGA:  Pakar HAM PBB Kuak Hukuman Mati di Iran, Anak-anak pun Ikut Kena!

Kahl juga mengingatkan yang Al-Qaeda di Afghanistan menimbulkan masalah yang lebih kompleks, mengingat hubungannya dengan Taliban. 

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya

GenPI.co Nusantara

Jatim Jogja Bali Banten