Mata-mata China Terdeteksi di Australia, Bagaimana Indonesia?

Bendera Negara Republik Rakyat China - Ilustrasi Spionase (Foto: AP/Mark Schiefelbein)
Bendera Negara Republik Rakyat China - Ilustrasi Spionase (Foto: AP/Mark Schiefelbein)

GenPI.co - Australia sedang menyelidiki tuduhan bahwa China berupaya menyelundupkan seorang agen di kursi parlemen di Canberra.

Di mana jaringan spionase China dicurigai menawarkan 1 juta dolar Australia untuk diberikan kepada Bo "Nick" Zhao, untuk mencalonkan diri duduk di kursi parlemen federal Australia.

BACA JUGA: Intelijen TNI Tangkap 3 WNA Cina di Papua, Ada Apa?

"Laporan dalam acara Sixty Minutes di Nine Network berisi dugaan bahwa ASIO menganggap ini serius," kata Dirjen Keamanan ASIO, Mike Burgess dalam pernyataan.

Burgess menyebutkan ia tidak akan berkomentar lebih lanjut dan mengaku dirinya berkomitmen untuk melindungi demokrasi dan kedaulatan Australia.

loading...

BACA JUGA: Pak Jokowi Tahu Nggak, Ada Mahar Rp 500 M untuk Jadi Menteri?

"Aktivitas intelijen asing yang bermusuhan terus menimbulkan ancaman nyata bagi negara (Australia) serta keamanannya. ASIO akan terus menghadapi dan melawan campur tangan asing dan spionase di Australia," kata Burgess.

laporan Organisasi Intelijen Keamanan Australia (ASIO) dalam pernyataan langka, menambahkan bahwa pihaknya menganggap serius isu tersebut .


Redaktur : Tommy Ardyan

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING