Cespleng! Jamu Gendong Laris Diburu, Ini Resep dan Manfaatnya

Cespleng! Jamu Gendong Laris Diburu, Ini Resep dan Manfaatnya - GenPI.co
minum jamu di kalangan kementerian. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/Spt/15

GenPI.co - Melonjaknya angka kasus Covid-19 di Indonesia membuat banyak usaha masyarakat yang terkena imbasnya, mulai dari penurunan omzet hingga banyak usaha yang terpaksa harus gulung tikar.

Namun, untuk jamu tradisional yang sering digendong di desa-desa justru naik daun dan banyak diburu masyarakat. Hal ini juga dirasakan para pedagang jamu tradisional di Kabupaten Cilacap.

Ruswen warga Desa Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap ini mengungkapkan, melonjaknya kasus Covid-19 ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi dirinya dan pedagang jamu lain yang ada di daerahnya.

BACA JUGA:  Rutin Makan Jamur Kancing Khasiatnya Dahsyat, Diabetes Ambrol

Pasalnya, masyarakat percaya bahwa kandungan herbal di dalam jamu ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh terutama saat menghadapi wabah virus Corona saat ini.

“Setelah adanya pandemi Covid-19 ini, penjualan jamu tradisional ini memang mengalami peningkatan. Karena masyarakat Desa Pesahangan percaya bahwa kandungan herbal dalam jamu,” ungkap Ruswen, dikutip dari Ayosemarang.

BACA JUGA:  Khasiat Mujarab Konsumsi Jamur Tiram, Bisa Cegah Paparan Covid-19

Ibu tiga anak ini juga mengatakan, semua bahan-bahan yang dipakai adalah bahan-bahan segar tanpa campuran pengawet apa pun.

Adapun bahan-bahan dasar yang digunakan yaitu kunyit, kencur, asam jawa, jahe, daun sirih, bunga rosela, serta temulawak diolahnya menjadi jamu tradisional yang kaya akan manfaat.

BACA JUGA:  Suamiku Kebanyakan Minum Jamu Kuat, Aku Sampai Kewalahan

“Bahan-bahan yang saya gunakan seperti kunyit, kencur, jahe, asam jawa, daun sirih, bunga rosela serta temulawak ini semuanya masih segar dan tanpa campuran pengawet apa pun. Itu saya lakukan supaya cita rasa dan manfaat dari jamu tradisional ini tetap terjaga,” jelasnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara