Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Refly Harun Sampai Tanya Langsung ke Novel Baswedan, Jawabannya..

Penyidik Senior KPK Novel Baswedan. (Foto: Antara)
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan. (Foto: Antara)

GenPI.co - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menilai keputusan pemecatan atau mempertahankan 51 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan didasari dari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Harusnya didasarkan pada undang-undang dan putusan Mahkamah Konstitusi. UU kan mengatakan alih status, jadi mereka dialihkan saja statusnya,” ujar Refly dalam kanal YouTube-nya, Rabu (26/5).

BACA JUGA: 51 Pegawai KPK Dipecat, Rocky: Sudah Ada Konsensus Sebelumnya

Tidak hanya itu, menurut Refly alih status ASN tersebut tentunya harus didasari oleh hak dan kewajiban dan tidak boleh merugikan pegawai KPK.

“Soal pekerjaan, kan, kalau mereka dianggap tidak layak harusnya sudah lama diberhentikan. Lalu berikutnya adalah tidak boleh merugikan kata putusan MK,” ujar Refly Harun.

Refly juga mengaku telah menghubungi Penyidik Senior KPK Novel Baswedan terkait apakah mantan polisi tersebut ikut diberhentikan.

“Dia belum bisa menjawab karena belum jelas. Akan tetapi dia mengaku pesimistis bahwa dia yang dipertahankan,” ujar Refly.

Menurut Refly, walaupun ada upaya mempertahankan akan tetapi, ada pula akal-akalan untuk memberhentikan dalam proses pembinaan.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING