Moeldoko: Istana Tak Ingin Ikut Campur Kisruh di KPK

Moeldoko: Istana Tak Ingin Ikut Campur Kisruh di KPK - GenPI.co
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Foto: Antara

GenPI.co - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyebut Istana tidak ingin ikut campur terkait polemik yang terjadi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Itu urusan internal. Arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah disampaikan, urusan dari pimpinan ke internal," ujar Moeldoko di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/6).

Menurut Moeldoko, pelaksanaan TWK merupakan wewenang KPK dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Oleh sebab itu, dirinya tidak ingin memberi komentar terkait tes tersebut.

BACA JUGA:  Kontroversi TWK, Ketum Muhammadiyah Beri Wejangan ke KPK

"Tanya ke BKN. BKN yang lebih tahu itu," ujar dia.

Di sisi lain, Ketua KPK Firli Bahuri mengaku heran dengan tudingan adanya upaya menyingkirkan pegawainya yang berintegritas.

BACA JUGA:  Kisruh TWK Bergulir, PKS Sebut KPK di Titik Nadir

Pasalnya, menurut dia, tes wawasan kebangsaan (TWK) merupakan upaya untuk mengalih statuskan para awak KPK menjadi aparatur sipil negara atau ASN.

Firli menegaskan bahwa pihaknya tidak ada niat untuk menyingkirkan siapa pun lewat TWK.

Menurutnya, 1351 pegawai KPK yang mengikuti TWK diukur dengan berbagai elemen, instrumen, pertanyaan, dan modul yang sama.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara