Masinton: Jangan Sampai KPK Menjadi Komisi Penghambat Karier

Politisi PDIP Masinton Pasaribu. Foto: JPNN
Politisi PDIP Masinton Pasaribu. Foto: JPNN

GenPI.co - Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu mencecar calon pimpinan KPK petahana Alexander Marwata terkait konferensi pers KPK yang mengumumkan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan capim KPK Firli Bahuri.

Masinton mengatakan konferensi pers dilakukan salah satu Pimpinan KPK Saut Situmorang dan Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah itu menyangkut nasib dan karir seseorang.

"Saya tanya ke Pak Alex sebagai calon komisioner dan orang yang masih menjabat di KPK, mudah-mudahan KPK masih Komisi Pemberantasan Korupsi, belum menjadi Komisi Penghambat Karier," kata Masinton dalam uji kelayakan dan kepatutan capim KPK di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/9).

BACA JUGA: Calon Pimpinan KPK Dicecar 14 Topik Pertanyaan Saat Uji Kelayakan

Masinton ingin mendalami apakah Alex sebagai salah satu Pimpinan KPK mengetahui konferensi pers tersebut dan apakah di internal KPK boleh memutuskan sendiri-sendiri atau secara kolektif kolegial.

Karena menurut dia, dalam konpers tersebut dinyatakan bahwa ada pelanggaran etik yang dilakukan oleh salah satu capim KPK sekaligus mantan Deputi Penyidikan KPK Firli Bahuri.

"Lalu apakah cara-cara seperti ini lazim untuk dilakukan oleh KPK atas nama integritas dan pemberantasan korupsi," ujarnya.


Sementara, Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Mahesa juga mempertanyakan dasar dari dilakukannya konpers tersebut sehingga, berani menuduh salah satu capim KPK melakukan pelanggaran etik.


Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


KULINER