Megawati Jengkel Soal Jagonya di Pilkada Ditangkap KPK

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Kamis (19/2) saat mengumumkan nama-nama calon kepala daerah dari partainya untuk Pilkada 2020. (Foto: Ricardo/JPNN.Com)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Kamis (19/2) saat mengumumkan nama-nama calon kepala daerah dari partainya untuk Pilkada 2020. (Foto: Ricardo/JPNN.Com)

GenPI.co - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menceritakan pengalaman pahit soal Pilkada Nusa Tenggara Timur (NTT) 2018. 

Menurut Megawati, bahwa kala itu PDIP mengusung Marianus Sae sebagai calon gubernur NTT yang berpasangan dengan Emilia J Nomleni.

BACA JUGA: Malam Sebelum Meninggal, Ashraf Sinclair Ternyata Latihan Ini...

Pada saat tahapan Pilkada NTT sudah berjalan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Marianus Sae. 

Ketika itu Marianus yang juga bupati Ngada terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: 5 Zodiak Ini Bisa Bikin Lidah Bergoyang, Cocok Jadi Istri Idaman

"Saya menjadi trauma ketika Pilkada NTT. Coba bayangkan, hanya tinggal beberapa hari, tahu-tahu yang namanya Marianus Sae langsung dinyatakan (tersangka, red)," ungkap Megawati.

Megawati mengungkapkan hal tersebut, saat berpidato di kantor pusat partainya, Rabu (19/2) untuk mengumumkan nama 49 calon kepala daerah dari PDIP di Pilkada 2020.


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING