Perseteruan SBY-Mega, Pakar Top Balik Serang Bobrok PDIP

Perseteruan SBY-Mega, Pakar Top Balik Serang Bobrok PDIP - GenPI.co
Perseteruan SBY-Mega, Pakar Top Balik Serang Bobrok PDI-P (foto: JPNN.com)

GenPI.co - Pakar hukum tata negara Refly Harun ikut berkomentar terkait bocornya perseteruan mantan Ketua Umum Demokrat dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurut Refly, perseteruan itu di dalam dunia politik Indonesia merupakan hal yang wajar.

BACA JUGA: Survei Pilpres 2024: Tokoh Ini Melejit, Megawati & Prabowo Puyeng

"Politik itu memang tidak bisa dipaksakan. SBY yang pernah menjadi Menko Polhukam di era Megawati, berbalik menjadi lawan politik dalam Pilpres saat itu," ujar Refly Harun seperti dikutip GenPI.co dari kanal YouTube-nya pada Senin (22/2).

Menurut Refly, tidak ada kecolongan dalam hal politik, termasuk saat SBY akhirnya menggandeng Jusuf Kalla menjadi wakil presidennya. Sebab, yang dilakukan SBY saat itu juga dilakukan oleh Presiden Jokowi.

"Jokowi itu sebenarnya. Yang membuat Jokowi maju ke DKI Jakarta itu, kan, karena dukungan Prabowo dan Gerindra," ujar Refly.

Kemudian, saat naik ke pentas yang lebih tinggi, Jokowi dan Prabowo berubah menjadi rival dalam kontestasi politik 2014 dan 2019.

BACA JUGA: Doa Ustaz Yahya Waloni Ngeri, Megawati dan Ma'ruf Amin Bisa Kaget

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara