Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Megawati Jangan Panas, Masa Lalu Jokowi & Prabowo Lebih Dramatis

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/wsj
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/wsj

GenPI.co - Pakar hukum tata negara, Refly Harun ikut berkomentar terkait bocornya perseteruan mantan Ketua Umum Demokrat dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurut Refly, perseteruan itu di dalam dunia politik Indonesia merupakan hal yang wajar.

BACA JUGAAhli Hukum: Pilkada Serentak demi Melanggengkan Kekuasaan PDIP

"Politik itu memang tidak bisa dipaksakan. SBY yang pernah menjadi Menko Polhukam di era Megawati, berbalik menjadi lawan politik dalam Pilpres saat itu," ujar Refly Harun seperti dikutip dari kanal YouTube-nya, Senin (22/2/2021).

Menurut Refly, tidak ada kecolongan dalam hal politik, termasuk saat SBY akhirnya menggandeng Jusuf Kalla menjadi wakil presidennya.

Sebab, yang dilakukan SBY saat itu juga dilakukan oleh Presiden Jokowi.

"Jokowi itu sebenarnya, yang membuat Jokowi maju ke DKI Jakarta itu kan, karena dukungan Prabowo dan Gerindra," ujar Refly.

Kemudian, saat naik ke pentas yang lebih tinggi, Jokowi dan Prabowo berubah menjadi rival dalam kontestasi politik 2014 dan 2019.


Redaktur : Irwina Istiqomah

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING