Liputan Khusus

Omzet Japlak Ikut Meroket, Mahasiswi Ini Bahagia!

Panen Bisnis Makanan dan Minuman Saat Ramadhan
Sri Hastuti (kiri) dan temannya Fitri Yulia mengembangkan bisnis japlak khas Sukabumi (foto: Hafid Arsyid)
Sri Hastuti (kiri) dan temannya Fitri Yulia mengembangkan bisnis japlak khas Sukabumi (foto: Hafid Arsyid)

GenPI.co - Namanya memang belum sepopuler seblak atau baso aci, namun kenikmatan japlak tak boleh diragukan. 

Makanan khas warga Sukabumi ini lekat dengan cita rasa pedas, berkuah dan aroma rempah. Cocok dinikmati untuk hidangan Ramadhan, usai sholat Tarawih.

Sri Hastuti, seorang mahasiswa UPN Veteran Jakarta turut mencoba peruntungan dari bisnis makanan khas daerahnya. 

Baca juga:

Menu Buka Puasa, Ragit Paling Diburu Warga Palembang

ADVERTISEMENT

Bentar Lagi Imsak? Ini Menu Simpel Praktis Gak Sampai 5 Menit!

Bertekad untuk mempromosikan jajanan tradisional itu sejak Mei 2018, ia hanya bermodalkan uang Rp200 ribu. Di awal usahanya ia pun mengalami kendala, termasuk izin dari orang tua.

“Kami sempat gagal di kemasan pas awal bikin, kayak bumbunya bocor, stiker juga kegedean. Gak ada untungnya pas pertama, tapi minggu kedua makin banyak yang pesan,” ujar mahasiswa semester 6 Ilmu Komunikasi kepada GenPI.co baru-baru ini.


Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Mitos Fakta Terbaru dan Terkini Hari ini


IDULFITRI