Jelajah Kota Tua Gorontalo

Dari Brieven Bus Hingga kampung Cina

Kopra Fond : Bangunan 2 lantai ini adalah gedung Kopra Fond (Yayasan Kopra) yang masih kokoh berdiri di pusat kota.
Kopra Fond : Bangunan 2 lantai ini adalah gedung Kopra Fond (Yayasan Kopra) yang masih kokoh berdiri di pusat kota.

Di tepi Sungai Bolango terdapat kelenteng tua yang berusia lebih dari 100 tahun. Lokasi Kelenteng ini menurut penuturan orang-orang tua Tionghoa, awalnya adalah tempat berkumpulnya imigran dari Tiongkok setelah mereka bekerja. Mereka saling bertemu untuk bertukar pendapat, hingga terlahir ide untuk membangun tempat ibadah ini.

“Saat perayaan Goan Siauw, kelenteng ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, termasuk dari mancanegara,” ujar Roy Malahika.

Ke arah barat dari kelenteng ini terdapat masjid Hunto, masjid pertama di Kerajaan Gorontalo pada masa Sultan Amai, pada abad 16.

Di sisi selatan masjid terdapat  sumur tua yang tetap berfungsi. Keberadaan sumur ini seumuran dengan pembangunan masjidnya. Sayangnya bangunan masjid telah beberapa kali mengalami rehabilitasi. Konon bangunan awal masjid ini hanya terbuat dari kayu, seiring waktu kayu-kayu ini telah digantikan dengan beton yang lebih kokoh.

Sebaran bangunan kolonial di Kota Gorontalo yang berada dalam satu kawasan ini menjadi tempat paling favorit wisatawan untuk mengenang masa lalu Gorontalo.

ADVERTISEMENT

Siapapun kini bisa menikmatinya dengan kondisi yang masih asli. Masyarakat yang ramah akan menyambut siapapun yang datang ke kota ini.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING