Mendadak Pernyataan Novel Baswedan Menohok, Isinya Mengejutkan

03 Juni 2021 23:23

GenPI.co - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengungkapkan kekecewaan terkait kabar adanya makelar perkara di lembaga KPK.

Diketahui, sebelumnya penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju terbukti menerima suap terkait penanganan perjara Wali Kota Tanjung Balai, M Syahrial.

"Prihatin, dan sedih adanya org yg berani 'main kasus' di KPK," ujar Novel Baswedan dalam akun Twitter-nya, Kamis, (3/6/2021).

BACA JUGA:  Pernyataan Firli Tegas Soal Novel Baswedan, Begitu Aja Kok Repot

Tidak sampai di situ, Novel juga merasa lebih prihatin lagi.

Pasalnya, menurut Novel, dia bersama ketiga orang yang membongkar kasus tersebut justru telah resmi dinonaktifkan lantaran tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Lebih prihatin lagi krn Pak A. Damanik, Rizka, Yudi dan saya yg ungkap kasus ini justru diupayakan utk disingkirkan dgn alat TWK. Harapan memberantas korupsi mau dimatikan?," kata Novel.

Adapun, Novel Baswedan merupakan salah satu pegawai KPK yang dinonaktifkan oleh KPK karena tak lolos tes yang menuai banyak polemik itu.

Novel dan beberapa pegawai lainnya diketahui juga kini tengah menangani kasus-kasus korupsi besar di Indonesia.

Termasuk kasus suap yang melibatkan internal KPK Stepanus Robin Pattuju hingga Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri Reporter: Panji

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co