Manado Fiesta 2018 Hadirkan Pesona Toleransi & Keberagaman

Salah satu pertunjukan tarian dalam Manado Fiesta 2018 Diversity in Harmony.
Salah satu pertunjukan tarian dalam Manado Fiesta 2018 Diversity in Harmony.

Manado sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, memang memiliki keindahan budaya dan alam. Tidak hanya itu seperti halnya semboyan negara kita Bhineka Tunggal Ika, kota Manado juga terkenal sebagai kota toleransi, berbeda-beda tapi tetap satu jua.

Kekayaan alam, budaya serta toleransi yang dimiliki kota Manado tersebut, semuanya tersaji dalam Manado Fiesta 2018. Tahun ini Manado Fiesta mengusung tema 'Diversty in Harmony' yang sekaligus menjadi brand pariwisata Manado.

Pembukaan acara ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada hari pertama. Acara ini berlangsung pada 31 Agustus-9 September 2018.

Menariknya dalam acara ini ada sekumpulan orang menari tarian Manado dengan kostum berbagai pemuka agama di Indonesia, seperti seorang Pendeta, Ustad, Pedande, biksu dan Romo yang ditampilkan diatas panggung. Tarian ini menggambarkan berbagai perbedaan hidup selaras dan berdamppingan di kota Manado. Selain itu penampilan beberapa orang yang menggunakan kostum kebesaran dan kostum Papua di bawah panggung, juga turut menambah semarak suasana.

"Keren banget masyarakat antusias kali ! Karena perbedaan bisa bersatu, terus budaya, kuliner dan keindahan kota Manado juga diangkat dalam Event ini." Ujar Thalia Mahasiswi Asal Menado.

Menado Fiesta tahun ini memiliki 7 rangkaian acara seru dan menarik dengan sebutan 7 F diantaranya :

Fisco (Fish & Coral Carnival), Food (Manado Culinary Festival) , Fashion (Manado Fashion Festival), Faith (Religious Festival), Flying (Paragliding Competition & Festival Layang-Layang), Fair ( Tourism, Diving, Trade, Investment, Decorate Plants, Art & Photography Expo) serta Funtastic ( Fun Activities and Music Events).

Keseluruhan acara berlangsung semarak dan meriah. Manado Fiesta 2018 kemudian ditutup dengan Thanksgiving di seluruh Kota Manado pada minggu (9/9).

Reporter: Asahi Asry Larasati

Redaktur: Fini Auliany



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter