Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Jatah Preman Tanjung Priok Rp6 Juta Sehari, Titah Kapolri...

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Ricardo/JPNN.com/GenPI.co
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Ricardo/JPNN.com/GenPI.co

GenPI.co - Kapolri geram. Jatah preman Tanjung Priok capai Rp4 juta hingga Rp6 juta per hari dianggap kelewatan. Titah keras pun meluncur ke seluruh jajaran kepolisian.

Saat ini, Polda Metro Jaya menjadi garda terdepan untuk menumpas pungli di Tanjung Priok. 

BACA JUGA:  Pertemuan Rahasia Habib Rizieq dan Kapolri Terungkap, Isinya Wow

Polisi akan bersikap tegas. Semua anak buah Kapolri dipastikan tak akan main-main dalam urusan ini.

“Dalam sehari itu bisa menghasilkan Rp 6 juta, ada yang Rp 4 juta, macam-macam. Bayangkan berapa kontainer yang diangkat per hari,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat jumpa pers di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021).

Pungli seperti ini dianggap menghambat perekonomian Indonesia. "Di masa pandemi covid ini, jangan dibebani. Mereka mencari keuntungan dengan membentuk preman-preman di jalanan,” ujarnya. 

Kombes Yusri mengatakan pungli ini sudah sangat meresahkan. Apalagi, sopir yang tidak memberikan uang tidak diizinkan mengangkat barang.

BACA JUGA:  JK Pernah Perintahkan Kapolri Tangkap Habib Rizieq, Kenapa Ya?

Kombes Yusri menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk pungli.

“Sopir yang nggak membayar itu mereka tidak diizinkan mengangkat barang. Uang yang diterima mulai dari Rp 10 ribu-20 ribu. Coba dikalikan. Sekitar Rp 6 juta yang dikeluarkan oleh sopir-sopir,” ujarnya.

Semua bentuk pungli akan ditelusuri polisi. Semua laporan akan ditindaklanjuti. "Ini meresahkan. Ini sudah cukup lama,” katanya.


Redaktur : Agus Purwanto

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING