Analisis Pakar: Serangan di Saat Pemerintah Jokowi Sedang Pusing

Analisis Pakar: Serangan di Saat Pemerintah Jokowi Sedang Pusing - GenPI.co
Analisis Pakar: Serangan di Saat Pemerintah Jokowi Sedang Pusing - Presiden Joko Widodo (jokowi) berbincang dengan Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan (kanan). Foto: ANTARA/Puspa Perwitasari

GenPI.co - Poster ajakan untuk menggelar demonstrasi dengan tajuk 'Jokowi End Game' beredar luas di dunia maya. Pakar Ilmu Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio pun blak-blakan merespons hal tersebut.

Menurut Hendri Satrio, bahwa karena keadaan ekonomi yang berat selama penerapan PPKM, membuat masyarakat ingin menyuarakan kondisi mereka. Salah satunya lewat seruan yang viral di media sosial tersebut.

"Hal ini membuat banyak kelompok masyarakat ingin bersuara mengungkapkan kekesalan dan keresahan. Sekaligus memberikan masukan kritis sebagai respons atas kebijakan pemerintah," jelas Hendri Satrio dalam keterangannya pada GenPI.co, Sabtu (24/7).

BACA JUGA:  Mentimun Campur Madu Khasiatnya Bikin Terbelalak, Cespleng!

Namun, Hendri Satrio menilai terlalu jauh jika hal itu dikaitkan dengan tuduhan makar.

"Menurut saya tuduhan makar terlalu jauh. Sebab sangat mungkin mereka hanya ingin bersuara," ungkap Hendri Satrio.

BACA JUGA:  Nanas Campur Madu Khasiatnya Dahsyat, Sangat Mengejutkan

Hendri Satrio menilai, bila ada masyarakat yang ingin bersuara dan mengkritik pemerintah, jangan langsung dituduh ada yang menunggangi.
Pasalnya, meski kemungkinan itu ada, namun pemerintah sebaiknya selalu menerima masukan kritis masyarakat.

Namun, menurut Hendri Satrio, bila benar seruan aksi itu ada yang menunggangi organisasi terlarang, maka pihak kepolisian bisa segera mengusutnya.

BACA JUGA:  Denny Darko Ramal Kejadian Setelah PPKM: Ada Sesuatu yang Gawat

"Saya juga mendorong pemerintah untuk bertindak tegas bila terbukti penyampaian aspirasi dari warga ditunggangi oleh organisasi atau kelompok yang keberadaannya dilarang hukum dan perundang-undangan di Indonesia," beber Hendri Satrio.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara