Manuver China di Natuna Sampai Kiamat, Pakar: Rakyat Marah Repot!

KRI Fatahillah-361 salah satu unsur yang tergabung dalam Operasi bawah kendali operasi (BKO) Guspurla Koarmabar sedang melaksanakan operasi di perairan Laut Natuna. Foto: Dispen Koarmabar
KRI Fatahillah-361 salah satu unsur yang tergabung dalam Operasi bawah kendali operasi (BKO) Guspurla Koarmabar sedang melaksanakan operasi di perairan Laut Natuna. Foto: Dispen Koarmabar

GenPI.co - Manuver China memasuki Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) RI Laut Natuna, Kepulauan Riau tak akan selesai sampai kiamat. 

Sebab, kedua negara masih bertahan dengan klaim masing-masing.

BACA JUGA: Kabar Gembira Honorer K2 yang Lulus PPPK, Ini Besaran Gajinya

Hal tersebut diungkapkan oleh Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana usai menghadiri rapat tertutup membahas persoalan Natuna, di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (13/1).

Hikmahanto membeberkan, bahwa klaim Negeri Panda soal sembilan garis imajiner China di Perairan Natuna akan terus berlanjut. 
"(Natuna) itu kan masalahnya karena sembilan garis putus ini," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Gaji Honorer K2 Lulus PPPK Sama Seperti PNS, Wow Enak Banget...

Menurut Hikmahanto, bahwa dengan kondisi tersebut, tidak akan mungkin ada pembicaraan atau negosiasi antara Indonesia-China di ZEE Indonesia. 

Mereka juga akan terus mencoba menerobos dan tidak mau mundur sejengkal pun dari klaimnya itu.


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING