Tag: Rusuh Wamena

15 Ribu Warga Eksodus dari Wamena | Genpi.co - Palform No 1 Pariwisata Indonesia

15 Ribu Warga Eksodus dari Wamena

Sabanyak 15 ribu warga eksodus dari Wamena, Papua.

Jokowi: Masyarakat Jangan Terpancing Hoaks di Medsos | Genpi.co - Palform No 1 Pariwisata Indonesia

Jokowi: Masyarakat Jangan Terpancing Hoaks di Medsos

Presiden Joko Widodo mengatakan aksi demonstrasi di Wamena, Papua, yang berujung ricuh diakibatkan oleh beredarnya kabar bohong atau hoaks di media sosial.

Wamena Mencekam, TNI/Polri Jangan Gunakan Kekuatan Berlebihan! | Genpi.co - Palform No 1 Pariwisata Indonesia

Wamena Mencekam, TNI/Polri Jangan Gunakan Kekuatan Berlebihan!

KontraS memperingatkan agar TNI dan Polri menahan diri dalam menangani konflik di Wamena, Papua. Pendekatan keamanan sebaiknya ditiadakan.

Kabar Hoaks Internet Diblokir Merebak di Kerusuhan Wamena | Genpi.co - Palform No 1 Pariwisata Indonesia

Kabar Hoaks Internet Diblokir Merebak di Kerusuhan Wamena

Ada kabar merebak jika Telkom kembali memutus akses Internet di tengah kericuhan Wamena. Namun hal ini dibantah oleh Telkom. Mereka tak memiliki otoritas itu.

Situasi Wamena Terkini, Kapolres Jayawijaya: Sabar, Masih Chaos! | Genpi.co - Palform No 1 Pariwisata Indonesia

Situasi Wamena Terkini, Kapolres Jayawijaya: Sabar, Masih Chaos!

Demonstrasi berujung kericuhan hingga kini masih terjadi. Situasi belum kondusif. Media yang meminta keterangan pada Polres Jayawijaya diminta bersabar.

Polda Papua Buru Penyebar Hoaks Makian Monyet di Wamena | Genpi.co - Palform No 1 Pariwisata Indonesia

Polda Papua Buru Penyebar Hoaks Makian Monyet di Wamena

Gegara hoaks makian monyet, Wamena, Papua, memanas. Sejumlah fasilitas umum dan perkantoran dibakar. Belum ada laporan apakah meluas hingga ke bandara.

Rusuh Wamena, Semua Berawal dari Hoaks Makian Monyet | Genpi.co - Palform No 1 Pariwisata Indonesia

Rusuh Wamena, Semua Berawal dari Hoaks Makian Monyet

Awalnya diduga seorang guru memaki monyet kepada siswa Papua. Siswa tersebut langsung mengadu dan sampailah kepada masyarakat. Ternyata itu hoaks.