Begini Radikalisme dan Intoleran Dicegah di Gorontalo

Sebagian para guru yang mengikuti workshop program Harmoni di Sekolah.
Sebagian para guru yang mengikuti workshop program Harmoni di Sekolah.

GenPI.co – Potensi timbulnya radikalisme pada siswa sekolah di Provinsi Gorontalo harus dicegah sejak dini. Potensi sikap intoleran ini terbaca dari hasil survei Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tahun lalu.

Sikap intoleran ini dapat berkembang melalui pendidikan “bawah tanah” yang dilakukan oleh oknum tertentu atau dalam bentuk lain seperti melalui media sosial yang diakses siswa.

Radikalisme ini tercermin dari sikap yang menganggap orang lain salah dan dirinya yang paling benar, menolak keberagaman, dan mudah mengatakan di luar kelompoknya sebagai orang kafir.

Simak juga:

Jadi Wapres, Ma'ruf Amin Masih Pakai Sarung? 

Ngeri, China Terbukti Retas Paksa Ponsel Turis 

Kemenpar Latih Pemandu Selam di Gorontalo Utara 


Untuk mengantisipasi gejala ini, 3 orang guru dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo telah mengikuti workshop “Harmoni dari Sekolah” yang digelar oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo.


RELATED NEWS