Korban Meninggal Akibat Erupsi Gunung Semeru Menjadi 34 Orang

Korban Meninggal Akibat Erupsi Gunung Semeru Menjadi 34 Orang - GenPI.co
Warga melihat material awan panas erupsi Gunung Semeru yang mengalir di Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12). (Foto: Antara/Umarul Faruq/hp)

GenPI.co - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru pada Selasa (7/12) bertambah menjadi 34 orang.

Sementara itu, terdapat 22 orang yang masih dinyatakan hilang.

“Ada 5.205 rumah masyarakat terdampak dan 4250 orang pengungsi di 15 kecamatan, termasuk di Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers, Selasa (7/12).

BACA JUGA:  Ahli Geologi Sebut Gunung Semeru Tidak Meletus

Selain itu, Abdul mengatakan bahwa PLN sudah memperbaiki penyulang dan gardu distribusi listrik di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru.

Semula ada satu penyulang terdampak dan 112 gardu distribusi terdampak erupsi. Hari ini, semuanya sudah 100 persen menyala kembali.

BACA JUGA:  Bencana Erupsi Semeru, Puan Minta Pemerintah Tanggap Kepada Warga

“Lalu, dari 30.523 pelanggan terdampak erupsi, tinggal 2.482 yang masih padam. Diharapkan kondisi ini bisa mendukung proses tanggap darurat dan recovery di Kabupaten Lumajang,” katanya.

Sementara itu, Danrem 083 Lumajang Kolonel Inf Irwan Subekti mengatakan bahwa korban luka berat saat ini tercatat sebanyak 22 orang.

BACA JUGA:  Update Korban Gunung Semeru: 34 Meninggal, Puluhan Masih Hilang

“Korban luka ringan tercatat ada 42 orang yang kini sedang di rawat di beberapa puskesmas yang tersebar di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru,” tuturnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya