Pemerintah Akan Selesaikan Honorer K2, Non-Kategori Impossible

Ketum PHK2I Titi Purwaningsih bersama Korwil PHK2I DKI Jakarta Nur Baitih dan Korwil PHK2I Malut Said Amir bersama Kepala BKN Bima Haria Wibisana (tengah). (Foto: istimewa for JPNN.com)
Ketum PHK2I Titi Purwaningsih bersama Korwil PHK2I DKI Jakarta Nur Baitih dan Korwil PHK2I Malut Said Amir bersama Kepala BKN Bima Haria Wibisana (tengah). (Foto: istimewa for JPNN.com)

GenPI.co - Honorer Non-kategori tidak sependapat dengan pernyataan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen, yang mengungkap alasan utama pemerintah menolak menyelesaikan masalah honorer selain honorer K2.

BACA JUGA: Jika Istri Lakukan 5 Sentuhan Ini, Dijamin Suami Betah di Rumah

Seperti diketahui, selain merupakan amanat PP Manajemen PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) yang memberikan batasan transisi hingga 2023, jumlah honorer non-kategori jumlahnya jutaan.

BACA JUGA: Wabah Virus Corona di Korsel Makin Ganas, China Ampun-ampunan

Alasan Suharmen, jika honorer non-kategori juga harus diangkat, maka akan menyulitkan pemerintah dalam pendataan dan penganggaran.

ADVERTISEMENT

Dalam pandangan Suharmen, bahwa menyelesaikan 438.590 honorer K2 saja butuh waktu yang sangat panjang, apalagi ditambah non-kategori.

BACA JUGA: Jangan Lengah... 3 Zodiak Pendendam Ini Bikin Hidup Tak Tenang

Alasan yang diungkapkan oleh Suharmen tersebut, ditolak pimpinan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non-Kategori 35 Tahun ke Atas (GTKHNK 35+) Riau, Eko Wibowo.


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING