Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Dokter-dokter India Kirim Sinyal Bahaya, Semua Syok Akibat Corona

Seorang pasien dengan masalah pernapasan dibawa ke rumah sakit Covid-19 untuk perawatan, di tengah pandemi penyakit virus corona, Ahmedabad, India, Rabu (14/4/2021). Foto: ANTARA/Reuters/Amit Dave.
Seorang pasien dengan masalah pernapasan dibawa ke rumah sakit Covid-19 untuk perawatan, di tengah pandemi penyakit virus corona, Ahmedabad, India, Rabu (14/4/2021). Foto: ANTARA/Reuters/Amit Dave.

GenPI.co - Gaji rendah, shift 24 jam, dan kekurangan staf dan alat pelindung diri yang parah telah membuat banyak dokter berada di garis depan gelombang pandemi brutal di India yang hampir mencapai titik puncaknya dan takut akan nyawa mereka.

Dilaporkan, di India infeksi virus corona telah menewaskan sedikitnya 165.000 orang di negara Asia Selatan yang luas dengan memiliki beberapa kota terpadat di dunia.

BACA JUGA:  India Diambang Kehancuran, Dihantam Topan & Corona, Warga Merana

Meskipun lonjakan Covid-19 terbaru di India telah mereda baru-baru ini, sekitar 3.000 orang masih meninggal setiap hari dan sistem perawatan kesehatan yang kekurangan dana kronis tetap berada di bawah tekanan berat.

"Kami terlalu banyak bekerja, stres dan sangat ketakutan," kata Radha Jain, seorang dokter di ibu kota New Delhi, seperti dilansir dari AFP, Kamis (3/6/2021).

Sementara, Asosiasi Medis India mengatakan lebih dari 1.200 dokter telah meninggal karena Covid-19 sejak awal pandemi, termasuk lebih dari 500 dalam dua bulan terakhir.

BACA JUGA:  Merinding, Jeritan Semua Warga Frustasi, India Dibuat Tumbang

seorang dokter yang bekerja di pinggiran New Delhi, Deependra Garg, tahu secara langsung betapa mengerikan situasinya.

Bahkan, istrinya Anubha, 48, seorang dokter sendiri, jatuh sakit dengan Covid-19 pada bulan April.

Mereka memulai perawatan di rumah tetapi karena kondisinya memburuk, dia, seperti banyak keluarga lain, berjuang untuk mendapatkan tempat tidur rumah sakit.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING