Menurunkan Badan Tanpa Olahraga dan Menahan Lapar, Simak Caranya!

Ada beberapa kiat bisa dilakukan untuk menurunkan diet tanpa olahraga.
Ada beberapa kiat bisa dilakukan untuk menurunkan diet tanpa olahraga.

GenPI.co - Ini buat kamu  yang malas berolahraga namun ingin tubuh mereka tetap terjaga dan tidak memiliki bobot berlebih. Namun jangan berpikir akan merasakan hari-hari tanpa makan yang menyiksa. 

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga tubuh tetap ideal. Dan, kiat-kiat ini berdasarkan sains dan didukung oleh para pakar diet dan ahli nutrisi.

Apa-apa saja yang harus dilakukan? Mari simak bersama!

Baca juga: Rajin Makan Telur Bikin Jantung Sehat Lho! 

Jangan kekurangan air

Sering kali orang yang merasa lapar sebenarnya hanya kehausan akibat dehidrasi ringan. Minum air putih akan menghilangkan rasa ‘lapar’ dan akan membuat mereka lebih sedikit memakan gula, garam, lemak, dan kolesterol.

Penelitian berjudul ‘Plain water consumption in relation to energy intake and diet quality among US adults, 2005-2012’ yang dilakukan atas 18.000 orang menemukan bahwa mereka yang meminum lebih banyak air putih merasa puas dan memakan lebih sedikit kalori setiap harinya.

Hindari gula dan pemanis buatan

Jika enggan terus menerus minum air putih, Traveler bisa pilih minuman apa saja, namun hindari minuman yang mengandung gula. Singkirkan  juga jenis minuman yang mengandung pemanis buatan seperti minuman bersoda dan jus.

Penelitian berjudul ‘Long-term consumption of sugar sweetened and artificially sweetened beverages and risk of mortality in IS adults’ atas 118.000 pria dan wanita di Amerika Serikat menunjukkan bahwa semakin banyak mengkonsumsi gula maka semakin besar peluang untuk meninggal dunia. Gula dan pemanis buatan dapat menambah berat badan dan menyebabkan naiknya resiko terkena diabetes.

Baca juga: 3 Bumbu Dapur Ini Mampu Hempaskan Kanker Kelenjar Getah Bening 

Tidurlah antara 7 sampai 8 jam per malam

Cukup tidur bisa mengurangi keinginan kamu untuk menyantap makanan.

Studi ‘The impact of sleep deprivation on food desire in the human brain’ yang terbit pada tahun 2013 Menjelaskan bahwa kurang tidur mengurangi keaktifan bagian evaluasi nafsu makan pada otak manusia di bagian frontal cortex dan insular kortex. Hal ini memicu keinginan untuk menyantap makanan tinggi kalori yang menyebabkan kenaikan berat badan.

Jangan lupa sarapan

Mereka yang selalu sarapan di pagi hari tidak mudah merasa lapar sepanjang harinya.

Penelitian dari Mayo Clinic menemukan bahwa orang yang melewatkan sarapan akan bertambah berat badan 2 sampai 4 kilogram dalam setahun.

Kuncinya adalah menu sarapan yang mengandung banyak serat dan hanya mengandung sedikit lemak dan gula.

Cemilan boleh, ini waktunya

Sudah sarapan tapi masih terasa lapar namun belum waktunya makan siang? Ngemil aja, tapi pilih yang sehat. Pisang, apel, dan buah-buahan lainnya bagus untuk menjadi cemilan. Pilihan lain adalah kacang kulit, baik yang biasa maupun yang direbus. Kacang adalah sumber protein yang baik.

Waktu yang baik untuk menghabiskan cemilan adalah pada jam 9 sampai 10 pagi dan jam 3 sampai 4 sore.

Olahraga ringan pagi hari

Mereka yang berolahraga ringan pagi hari pada saat perut kosong berpotensi membakar 20% lemak tubuh. Olahraga dalam perut kosong ini akan membakar lemak yang tersimpan dalam tubuh karena belum ada lemak baru yang masuk dan sedang dicerna. Ini berdasarkan penelitian berjudul ‘lose fat faster before breakfast’ yang terbit pada tahun 2013.

Sebagai tambahan, peregangan ringan selama jam kerja sepanjang hari akan menjauhkan kamu dari depresi serta merawat jantung, paru-paru, dan otak.

Sesekali, hiburlah dirimu sendiri!

Satu hal yang disepakati oleh para ahli makanan dan pakar diet adalah, sikap merendahkan dan menjahatkan makanan seringkali malah berujung pada kegagalan diet.

Jadi bukannya tidak boleh menyantap makanan tertentu selamanya, tapi hanya mengatur pola makan. Sesekali membiarkan diri kamu menikmati makanan yang berlemak dan bergula, tidak mengapa, anggap saja hadiah atas prestasi menjaga pola makan.

Namun perlu diingat, ‘sesekali’ tidak berarti setiap hari yah! 

Simak juga video menarik pilihan redaksi berikut


Reporter: Robby Sunata

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER